RSS

Category Archives: Buku

Kenangan Anak

20160929_143352

Sebelas patriot novel Andrea Hirata ke-7 ini sudah lama kubeli, sekitar 1 tahunan yang lalu, namun masih terbungkus rapi. Entah apakah istri ketika packing hanya memasukkan beberapa berkas dan buku-buku yang kukumpulkan dari meja kantor ke koper atau ada maksud khusus, novel yang terbawa ini pun akhirnya khatam terbaca hari ini.

Berkisah mengenai perjuangan Ikal untuk membanggakan Ayahnya dengan menjadi pemain sepakbola PSSI, Ikal akhirnya hanya bisa menunduk lesu, ia tidak masuk seleksi. Namun Ayahnya selalu menghiburnya dengan mengatakan; “Aih janganlah risau, Bujang, tak apa-apa, hanyalah sepakbola, janganlah risau .” “Prestasi tertinggi seseorang, medali emasnya, adalah jiwa besarnya .”

Singkat cerita, Ikal kemudian mengejar ambisi lainnya dan tentunya tak lupa untuk terus membanggakan Ayahnya. Keinginan untuk memberikan hadiah yaitu kaos Luis Figo Real Madrid yang menjadi kebanggaan Ayahnya memberikannya petualangan yang sangat menarik.

Kisah di novel walau begitu pendek dan singkat yang menceritakan sekelumit masa kecil memberikan gambaran bahwa kedekatan seorang Ayah berbekas kepada sang Anak. Bagaimana pengorbanan dan perlakukan seorang kepada anak, pengorbanan dan perlakuan itulah yang akan mempengaruhi seberapa besar kecintaan sang Anak kepada orangtuanya. Sang anak pun bertekad untuk menjadi seperti Ayahnya dan berusaha untuk menggapai cita-citanya yang belum tergapai.

Saya pun teringat akan berbagai kegiatan bersama Bapak Ibu, yang walaupun senantiasa sederhana dan uangpun pas-pasan waktu itu, mereka senantiasa memberikan memori indah. Tamasya ke Baturaden, Kaliurang, atau sekedar melihat meriahnya grebeg dan sekaten. Saat umur sekitar 7 tahun teringat, Bapak memberikanku endog abang (telur merah) dari gunungan grebeg sekaten yang kumakan dengan lahapnya karena saking laparnya. Uang jajan yang dibawa bapak saat itu yang nggak seberapa “diminta” pak polisi yang membuat kami hanya menonton acara itu sebentar saja. Toh begitu, sekelebat ingatan itu masih terngiang.

Semoga anak-anak kita pun mendapatkan kasih sayang yang berlimpah sehingga kelak dapat mendoakan kita sebagai orang tuanya dan berbakti. Tugas kita sekarang adalah memberikan pendidikan sebaik-baiknya, agama terutama dan memberikan kisah kepahlawanan, agar kelak dapat membanggakan dunia akherat.

Tokyo, 29 September 2016

 
Leave a comment

Posted by on October 1, 2016 in Buku

 

Tags:

Energi yang Mengubah Kita

Reinventing Rhenald KasaliEnergi mengubah banyak hal. Ketika ada perubahan harga BBM misalnya, sontak dalam waktu singkat menjadi trending topic di berbagai media sosial sampai obrolan angkringan. Dampaknya sungguh ke berbagai kebutuhan hidup mulai dari yang kecil.

Produksi BBM kita per hari hanya 650.000 barel, sementara permintaannya 1,5 juta barel per hari. Dampaknya, Indonesia harus impor US$ 150 juta dengan kurs Rp 13.500 per dolar AS, artinya setiap hari kita membelanjakan Rp 2 Triliun per hari untuk impor BBM. Bukan jumlah yang kecil bukan?

Menurut Kementerian ESDM, cadangan minyak kita hanya tinggal 12 tahun ke depan, gas tinggal 30 tahun lagi dan batu bara untuk 50 tahun lagi. Itu dengan asumsi konsumsi dan produksi seperti saat ini. Kalau tidak ada penemuan lading minyak yang baru, bisa dipastikan kita akan mengalami krisis energi. Saat ini pun pengembangan teknologi energi baru dan terbarukan masih setengah hati digarap.

Mari kita tengok negeri AS yang selama ini terkenal rakus akan konsumsi energi. Dengan ditemukannya teknologi fracking, geopolitik dunia berubah. Berkat teknologi itu, pasokan energi AS aman, bahkan dengan tingkat konsumsi sekarang, cukup untuk 100 tahun ke depan.

Berbagai fakta dan pemahaman akan posisi energi, dan apa yang terjadi di dunia bisa kita baca di Reinventing, buku terbaru Rhenald Kasali terbitan tahun 2016. Saya sendiri yang sebelumnya hanya tahu sepintas tentang teknologi fracking mendapat gambaran jelas bagaimana metodenya dan mengapa 2 tahun ini sangat berpengaruh terhadap harga minyak dunia yang terus turun.

Read the rest of this entry »

 
Leave a comment

Posted by on June 5, 2016 in Buku

 

Tags: ,

Target Baca 2016

Target Baca 2016

Baru-baru ini mendapat notifikasi dari Goodreads untuk mencanangkan target baca 2016. Teringat akan target baca tahun lalu yang ternyata tidak terekap dengan baik, tahun ini pun dicanangkan target baca sama dengan tahun lalu, yaitu 50 buku. Untuk evaluasi tahun kemarin, buku-buku yang tebal memang tidak terbaca berurutan dan sampai selesai, oleh karena itu, jika tidak lebih dari 50% bagian buku terbaca maka tidak kucatat sebagai selesai 1 buku. Jika dipresentasi, kurang dari 50% target tahun lalu tercapai. Artinya maksimal sebulan hanya membaca 2 buku, itupun belum diresensi dengan baik.

Ya, tahun ini dengan beban “harus membaca” lebih banyak, semoga target itu bisa tercapai. Jika tidak ada target memang kita tidak bisa mengukur produktifitas membaca kita. Untuk majalah, dll tidak dhitung sebagai buku, hanya selingan saja. Padahal porsinya selama memang besar, misal membaca NGI dan NGT yang selama berlangganan.

Lagi-lagi PR buku yang sudah terbeli namun belum terbaca menumpuk. Kira-kira masih ada 30 buku tuh di rak. Masih senang membeli dan menunda membaca. Duh… Buku-buku online belum terbiasa, dan harus mulai ditambah porsinya. Ya, Insya Allah tahun ini lebih baik daripada tahu lalu. Semangat! Ganbarimasu! 🙂

 

 

 
1 Comment

Posted by on January 10, 2016 in Buku

 

Tags: , ,

Kemampuan yang Tak Mendapatkan Pembinaan

 Habibie Quote

 

Pada masa reformasi, pemerintah lebih memikirkan pendapatan dari hasil perdagangan SDA dan energi yang terus meningkat harganya. Sebaiknya mengabaikan pembinaan SDM, yaitu kurang memperhatikan peningkatan fasilitas pendidikan dan fasilitas produksi. Fasilitas produksi yang sudah dimiliki ,seperti industri konsumen elektronik, industri transportasi, kapal, dirgantara, dan prasarana penunjangnya dibiarkan bangkrut atau ditutup.

SDM yang sudah dipersiapkan berkerja di perusahaan tersebut dibiarkan bekerja di luar negeri, seperti Jerman, Amerika Serikat, Brasil, Timur Tengah, Malaysia dan sebagainya. Pusat keunggulan penelitian dengan pengembangan teknologi milik LIPI, BPPT, dan sebagainya diciutkan anggarannya, sehingga tidak dapat berkembang sesuai rencana. Produksi dalam negeri berkurang dan masyarakat lebih dibiarkan membeli barang impor dan sebagainya.

Motivasi generasi muda untuk menekuni penguasaan teknologi canggih berkurang dan dialihkan ke bidang yang dapat memberi keuntungan material jangka pendek. Generasi muda kehilangan semangat untuk menguasai teknologi secanggih apa pun untuk mengembangkan, merekayasa dan memproduksi. Generasi muda menjadi lebih materialistik, lebih beralih ke bidang lain, seperti hukum, politik, media dan sebagainya.

Kemampuan generasi muda sekarang seperti generasi sebelumnya, hanya kurang mendapat perhatian dan pembinaan yang diarahkan untuk meningkatkan kualitas produk dalam negeri serta pendidikan dan perusahaan tempat meningkatkan keterampilan, produktivitas, dan keunggulan generasi muda, baik jumlah maupun kualitasnya, berkurang.

Tidak ada produk buatan Indonesia yang dapat dibanggakan atau diandalkan. Bahkan, perusahaan yang mengkoordinir dan membina industri strategis membuat pesawat terbang, helikopter, kapal, kereta api, dan sebagainya ditutup. Akibatnya…?

 

sumber:  Casofa, Fachmy. 2014. “Habibie, Tak Boleh Lelah dan Kalah!” Menikmati 50 gagasan brilian sembari mengenang kehidupan eyang. PT. Tiga Serangkai Pustaka Mandiri. Solo.

 
Leave a comment

Posted by on February 12, 2015 in Buku

 

Tags: , ,

Petuah Habibie

Lebih suka jadi presiden atau bikin pesawat?
“Saya lebih suka bikin pesawat. Semua rasional dan tidak ada pikiran yang tidak jujur dan tidak transparan, karena jikalau ada manipulasi, pesawat terbang akan jatuh!”
(Habibie)

 

Habibie Quote

Habibie adalah sosok inspiratif. Indonesia beruntung dianugerahi sosok seperti Habibie, meskipun potensi yang dimilikinya belum mendapat tempat yang layak di tanah air ini. Berbagai persoalan politik menyanderanya, terutama ketika karya besarnya justru “dibubarkan”. Ia terus berkarya dan sekarang ini pesawatnya mulai dipesan banyak negara. Karya-karyanya pun lebih dihargai bangsa lain.

Ada banyak Quote, tepatnya 50 motivasi Habibie di buku “Habibie, Tak Boleh Lelah dan Kalah!” Menikmati 50 gagasan brilian sembari mengenang kehidupan eyang. Buku ini dipersembahkan untuk generasi muda Indonesia. Buku ini ringan bacaannya, banyak gambar dan foto perjalanan hidup Habibie. Melihat fotonya sejak kecil, tampak Habibie memang sosok yang cerdas dan visioner. Habibie kecil tatapan matanya tajam, ia lebih suka meluangkan waktu membaca buku daripada bermain bersama teman-temannya. Ibunya benar-benar mendidik dengan segenap kasih sayang, bahkan tabungan keluarga di investasikan untuk pendidikan Habibie ke Jerman.

Buku ini bagus untuk dibaca dan memotivasi kita generasi muda. Habibie memotivasi kita sebagai generasi muda untuk terus berjuang. “Kita adalah keturunan bangsa pejuang, yang tidak mengenal lelah dan kalah!” Perjalanan dari masa kecil sampai puncaknya ketika menerbangkan pesawat N-250/Gatotkoco menjadi sebuah kisah yang menarik untuk disimak. Beberapa kisahnya memang bisa kita dapatkan di bukunya Habibie & Ainun. Dalam buku ini dikemukakan pula 50 gagasan (quote) brilian Habibie.

Read the rest of this entry »

 
1 Comment

Posted by on February 12, 2015 in Buku

 

Tags: , , , ,

Api Tauhid, Novel yang Menghidupkan Sejarah

Api Tauhid, Novel yang Menghidupkan Sejarah

Alhamdulillah, akhirnya selesai sudah membaca Novel Habiburrahman El Shirazy terbaru, yaitu Api Tauhid, Cahaya Keagungan Cinta Sang Mujaddid, Novel Sejarah Pembangun Jiwa. Setelah direkomendasikan oleh banyak teman, saya pun penasaran ingin membacanya. Dan akhirnya, saya juga merekomendasikan buku ini bagi temen-temen yang belum membacanya.

Ulasan mengenai isi, ringkasan maupun jalan ceritanya sudah banyak beredar di berbagai blog. Bahkan Prolog dari Dr.Noor Achmad, Ma dan Yon Machmudi, Ph.D sudah yang ada di sebelum Bab I sudah cukup lengkap dan tuntas membahas inti dari novel ini. Novel Api Tauhid ini adalah novel roman dan sejarah. Novel roman yang bercerita seputar perjuangan anak muda asal Lumajang, Jawa Timur, yang bernama Fahmi. Ia dan beberapa rekannya seperti Ali, Hamza, dan Subki, menuntut ilmu di Universitas Islam Madinah. Ringkasannya ada disini

Saya akan membahas dari sisi lain, dimana beberapa bagian yang paling menyentuh bagi saya. Novel ini mengingatkan mengenai pelajaran sejarah pada SD-SMP-SMA yang lalu dimana sedikit dibahasa sejarah dunia dan mengatakan Mustafa Kemal Ataturk adalah bapak pembaharu Turki modern. Dikatakan bahwa; Ialah yang berjasa membawa Turki bangkit kembali setelah terpuruk kalah pada Perang Dunia I. Ternyata yang benar justru sebaliknya. Ia dan kelompoknya yang mendorong Turki Utsmani masuk perangkap musuh dengan turut serta Perang Dunia I dan itulah palu godam runtuhnya Khilafah Turki Utsmaniah.

Setelah itu rentetan kedzoliman terjadi yang berusaha memadamkan Api Tauhid. Dimusnahkannya berbagai teks Arab dan huruf hijaiyah, larangan Adzan berbahasa Arab, penutupan madrasah Qur’an, penghapusan pengadilan agama, pencabutan hak waris sesuai Islam dan banyak lagi. Syariat Islam benar-benar ingin dicerabut dari akarnya. Membaca bagian ini, tentunya membuat hati geram, dan sedih. Inilah masa-masa awal kehancuran Islam yang masih kita rasakan efeknya sampai saat ini. Alhamdulillah keadaan di dunia Islam mulai menunjukkan perlawanan dan kebangkitan, meskipun terus saja dihambat. Sunatullah Islam akan berjaya kembali pasti terjadi.

Janin Eropa dan Janin Turki

Ketika ditanya, “Apa pendapatmu tentang kebebasan yang ada di negara Turki Utsmani dan Peradaban Eropa?” Jawaban Badiuzzaman Said Nursi kepada Syaikh Muhammad Bakhit Al Muthi’i (Mufti besar dari Mesir) sebagai berikut

“Negara Turki Utsmani saat ini sedang mengandung janin Eropa dan suatu saat nanti akan melahirkan pemerintahan cara Eropa. Sedangkan Eropa sedang mengandung janin islam, dan suatu hari akan melahirkannya” (Api Tauhid, hal 310).

Read the rest of this entry »

 
Leave a comment

Posted by on February 1, 2015 in Buku

 

Tags: , ,

Target Baca 2015

MBuku Bacaan 2015uluk-muluk memang, target baca 2014 adalah 100 buku. Evaluasi akhir tahunnya? Cling…. gak nyampai 10% 😦 (?_?)…??? huaaa… Gatot! Emang sih buku yang dibeli lebih dari 10-an tapi ada yang belum kebaca tuntas. So, target di tahun 2015 ini harus lebih realistis, 50 buku saja!!! kalau dibagi 12, rata-rata per bulan baca 4-5 buku. Cukuplah. Itu di luar buku yang wajib dibaca hubungannya dengan kepakaran bidang. 50 buku yang temanya motivasi, novel, sejarah, biografi, dan berbagai tema lainnya.

Baru-baru ini kami membeli buku lumayan banyak. Khusus untuk mengganti liburan. Uangnya untuk jajan kesana kemari dijadiin buku aja, lebih bermanfaat. Targetnya, di awal tahun yang relatif belum banyak disibukkan dengan aktivitas ini, bisa merampungkan minimal 10 judul. Bisakah? Tantangan nih. Perlu dicoba dan dibuktikan. Kalau novel 1 hari saja selama ini selesai. kalau bukunya agak berat memang butuh setidaknya 1 pekan.

Buku Rhenald Khasali banyak yang ingin kubaca dan kubeli. Beberapa judul seperti Change sudah pernah baca tapi pinjam :D, khususnya yang awal-awal sebelum rumah perubahan berdiri. Bagi saya, buku beliau sangat menginspirasi, khususnya bagi birokrasi dan organisasi (termasuk perusahaan) yang mau berubah. Selain itu, untuk pengambangan pribadi juga bagus. Dan semoga satu persatu bisa kubuat resensinya.

Bismillah… Semoga tahun 2015 lebih baik, lebih berkah dan lebih semangat lagi menggapai cita-cita. Aamiin 🙂

 
1 Comment

Posted by on December 31, 2014 in Buku

 

Tags: ,

Mind Map, Cara Menuangkan Peta Jalan Pikir

Gambar: irisreading.com

Gambar: irisreading.com

Mind Map adalah ‘Alternatif pemikiran keseluruhan otak terhadap pemikiran linier. Mind Map menggapai segala arah dan menangkap berbagai pikiran dari segala sudut,”
(Michael Michalko, Cracking Creativity)

Mind Map adalah cara termudah untuk menempatkan informasi ke dalam otak dan mengambil informasi ke luar dari otak. Kita bisa membandingkan Mind Map dengan peta kota. Pusat Mind Map mirip dengan pusat kota. Pusat Mind Map mewakili ide terpenting. Jalan-jalan utama yang meyebar dari pusat mewakili pikiran-pikiran utama dalam proses pemikiran kita, jalan-jalan sekunder mewakili pikiran-pikiran sekunder, dan seterusnya. Gambar-gambar atau bentuk-bentuk khusus dapat mewakili area-area yang menarik atau ide-ide menarik tertentu.

Mind MapTujuh Langkah dalam Membuat Mind Map

  1. Mulailah dari bagian TENGAH kertas kosong yang sisi panjangnya diletakkan mendatar. Mengapa ? Karena memulai dari tengah memberi kebebasan kepada otak untuk menyebar ke segala arah dan untuk mengungkapkan dirinya dengan lebih bebas dan alami.
  1. Gunakan GAMBAR atau FOTO untuk ide sentral anda. Mengapa ? Karena sebuah gambar bermakna seribu kata dan membantu kita menggunakan imajinasi. Sebuah gambar sentral akan lebih menarik, membuat kita tetap terfokus, membantu kita berkonsentrasi, dan mengaktifkan otak kita.
  1. Gunakan WARNA. Mengapa ? Karena bagi otak, warna sama menariknya dengan gambar. Warna membuat Mind Map lebih hidup, menambah energi kepada pemikiran kreatif, dan menyenangkan !
  1. HUBUNGKAN CABANG-CABANG UTAMA ke gambar pusat dan hubungkan cabang-cabang tingkat dua dan tiga ke tingkat satu dan dua, dan seterusnya. Mengapa ? Karena otak bekerja menurut asosiasi. Otak senang mengaitkan dua (atau tiga, atau empat) hal sekaligus. Bila kita menghubungkan cabcang-cabang, kita akan lebih mudah mengerti dan mengingat. Penghubungan cabang-cabang utama akan menciptakan dan menetapkan struktur dasar atau arsitektur pikiran kita. Ini serupa dengan cara pohon mengkaitkan cabang-cabangnya yang menyebar dari batang utama. Jika ada celah-celah kecil diantara cabang-cabang utama dengan cabang dan ranting yang lebih kecil, alam tidak akan bekerja dengan baik ! Tanpa hubungan dalam Mind Map anda, segala sesuatu (terutama ingatan dan pembelajaran !) akan berantakan. Jadi buat hubungan !.
  1. Buatlah garis hubung yang melengkung, bukan garis lurus. Mengapa ? Karena garis lurus akan membosankan otak. Cabang-cabang yang melengkung dan organis, seperti cabang-cabang pohon, jauh lebih menarik bagi mata.
  1. Gunakan SATU KATA KUNCI UNTUK SETIAP GARIS. Mengapa ? Karena kata kunci tunggal memberi lebih banyak daya dan fleksibilitas kepada Mind Map. Setiap kata tunggal atau gambar adalah seperti pengganda, menghasilkan sederet asosiasi dan hubungannya sendiri. bila kita menggunakan kata tunggal, setiap kata ini akan lebih bebas dan karenanya lebih bisa muncul ide dan pikiran baru. Kalimat atau ungkapan cenderung menghambat efek pemicu ini. Mind Map yang memiliki lebih banyak kata kunci seperti tangan yang semua sendi jarinya bekerja. Mind Map yang memiliki kalimat atau ungkapan adalah seperti tangan yang semua jarinya diikat oleh belat kaku!.
  1. Gunakan GAMBAR. Mengapa ? Karena seperti gambar sentral, setiap gambar bermakna seribu kata. Jadi, bila kita hanya mempunyai 10 gambar di dalam MInd Map kita, artinya sudah setara dengan 10.000 kata catatan.

 

Sumber :

 
Leave a comment

Posted by on December 30, 2014 in Buku

 

Tags:

Pelayanan Berkesan

Malam ini menyempatkan sebentar membaca buku yang kemarin dibeli di Islamic Book Fair (IBF). Salah satunya adalah No Excuse! Karya Isa Alamsyah, buku yang sebenarnya sudah lama saya ingin miliki karena sejak lama sudah membaca berbagai tulisannya. Buku yang jadi best seller yang sudah naik cetak sampai 8x sejak Maret 2010.

Di bab awal, ada cerita menarik yang mengingatkanku ketika beberapa waktu lalu ketika service HP. Gak rusak berat sih memang, cuma ditunggu setengah jam sudah selesai karena hanya install ulang shofware saja. Kerusakan “sepele” yang menyebabkan HP sering tiba-tiba mati. Tetapi setelah 1 pekan, service center yang ada di Jakarta menelepon dan menanyakan perihal perbaikan. Yang intinya menanyakan mengenai kualitas pelayanan dan perbaikan yang dilakukan. Apakah ada kerusakan lagi? Sederhana memang, tapi buat saya itu berkesan. Ada proses evaluasi terhadap pelayanan yang dilakukan.

Nah, berikut ada cerita yang menarik dari buku tersebut yang membuat kita (saya khususnya) harus belajar untuk lebih baik dalam melayani. Terutama buat kita yang PNS nih dan semua pihak yang kerjanya berhubungan dengan kepuasan pelanggan. PNS kan pelayan ummat! :), apalagi saat ini kinerjanya terus disorot dan terus digenjot produktifitasnya. Semoga bermanfaat.

#Pekerjaan Baru Buat Tukang Ladeng

Read the rest of this entry »

 
Leave a comment

Posted by on December 8, 2014 in Buku

 

Tags: , , ,

Jangan Gampang Berutang

Manusia mana yang tidak pernah berutang? Sekecil apapun, kita terlibat dalam hutang piutang. Bahkan dalam sebuah training wirausaha senantiasa digaungkan kalau usaha mau sukses ya harus berutang.

Utang sih boleh-boleh saja. Yang penting tertata dengan manajemen yang baik. Jangan sampai, saat kita mati, eh ternyata banyak hutang yang tidak tercatat dan keluarga kita juga tidak tahu akhirnya tidak bisa melunasinya. Makanya ketika menguburkan jenazah, keluarga si ahli waris tak lupa agar hadirin mengikhlaskan dosanya dan utang yang masih ditanggung segera ditagihkan kepada keluarga.

Ada hadits yang menjadi peringatan bagi kita semua. Hadits ini diriwayatkan oleh Abdullah bin Abu Qatadah dari bapaknya. Telah didatangkan seseorang (yang telah mati –red) kepada Nabi SAW agar beliau menyalatinya. Maka nabi SAW bersabda: “Kalian saja yang menyalati karena kawan kalian itu: karena ia mempunya utang.”

Read the rest of this entry »

 
Leave a comment

Posted by on September 27, 2013 in Buku

 

Tags: ,

 
%d bloggers like this: