RSS

Buku Bacaan

03 Nov

img_1765

Aktifitas membaca harusnya menjadi kebiasaan yang baik yang perlu dibiasakan sejak dini ke anak-anak. Di Jogja ada “Rumah Baca” yang digagas Mas Ganjar. Ketika ke Jogja kemarin sempat silaturrahim dan bertemu lulusan S3 dari Inggris pegiat FLP ini. Sepintas kekaguman pun muncul, bisa nggak ya besok pulang dari sekolah di luar negeri membawa sesuatu yang bermanfaat bukan hanya untuk diri sendiri dan keluarga saja? Tentunya tidak harus sama persis, namun dalam bentuk lain. Sampai sekarang masih belum kebayang tuh… hehe.

Ngomongin “Rumah Baca” tidak lepas dari koleksi buku. Disini kami tidak kesulitas menemukan buku berkualitas, khususnya buat anak-anak. Tinggal pergi saja ke toko buku second BookOff, buku bergambar untuk anak banyak bisa dengan mudah ditemui. Kebanyakan memang nihongo, namun ada juga yang berbahasa Inggris walau sangat terbatas dan harganya berlipat. Membeli banyak buku bacaan Nihongo untuk saat ini memang tidak menjadi prioritas, anak-anak perlu media yang nyaman dan tentunya terjangkau kantong kami juga.

img_1751.jpg

Untunglah tak jauh dari tempat kami tinggal sekarang ini ada Fuchu City Library yang setiap hari kami lewati ketika mengantar si-sulung ke sekolah. Dan kesempatan ke-3 kalinya kami mampir disitu anak-anak mulai nyaman. Petugas pun memberikan penjelasan dengan ramah sehingga kami pun lebih paham mengenai seluk beluk perpustakaan ini dan sistemnya.

Berlokasi di gedung 5 lantai, fasilitas perpustakaan sendiri letaknya di lantai 3,4 dan 5. Corner kids yang berisi buku anak-anak terdapat di lantai 3. Ada ruang baca lesehannya juga. Kamar mandi khusus anak juga tersedia disini. Setiap lantai mempunyai longue untuk sejenak istirahat dengan makan dan minum. Tersedia pula vending machine dengan pilihan kopi hangat atau minuman kaleng dingin. Buku khusus bahasa Inggris ada di lantai 3 (rak khusus anak) dan lantai 4 dekat dengan Vienna section.

Vienna section ini ruangan khusus mengenai koleksi dari Eropa khususnya Vienna karena dulu merupakan program kerjasama dengan distrik Hernals, Wina. Bagian ini memuat bahan-bahan (buku, CD) dari kota tersebut yang merupakan kota persahabatan Fuchu. Ruang ini menyediakan suasana yang menyenangkan untuk mengalami seni, sejarah, budaya dan lingkungan alam Wina melalui materi ini. Fasilitas untuk mendengarkan CD juga tersedia.

Pengalaman Aisyah pertama kali ke sini agak rewel. Baru saja datang sudah minta pulang, laper katanya. Padahal sebelum mengantar kakaknya, sudah makan. Maklum, musim dingin memang membuat perut cepet memproses makanan, jadinya mudah lapar. Sambil menunggu Bundanya yang sedang membereskan berkas di Fuchu city hall, kami memilih minuman hangat banana yang lumayan menghangatkan dan mengganjal perut. Selain menghabiskan waktu di perpustakaan, besok pengin mencoba pinjam buku. Lumayan, sekali pinjam bisa 10 buku selama 2 pekan. Amunisi yang baik untuk berdiam di dalam rumah selama musim dingin. [hnf]

 
Leave a comment

Posted by on November 3, 2017 in Activity, Tingkah Polah Anak

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: