RSS

Habibie 2

03 Jul
mata air

gambar: workingwatersgeos.org

Alhamdulillah, lebaran ini berkesempatan nonton Habibie 2. Film yang menyemangati dan menggambarkan semangat menjaga sebuah idealisme agar terwujud dengan berbagai rintangannya. Film yang diangkat dari kisah nyata yang tentunya sudah pula direview oleh BJ Habibie sendiri.

Banyak orang mempunyai tujuan yang baik, namun sedikit sekali yang visioner. Mayoritas solusi yang dipunya untuk jangka pendek. BJ Habibie mampu mendobrak pemahaman itu. Meskipun resikonya harus bersinggungan dengan banyak pihak. Tidak mudah memang meyakinkan teman sendiri bahwa ide yang visioner harus diwujudkan bersama-sama. Apalagi sudah ada sikap meremehkan dan merasa diri lebih unggul.

Awal datang ke Jerman,  Habibie mendapatkan test dari teman-teman Indonesia. Ia dianggap berbeda kelas dengan para pejuang maupun pegawai yang sekolah dengan biaya negara. Paspor biru memang punya keistimewaan, namun di tengah kondisi politik yang amburadul, ABS (Asal Bapak Suka) dan tidak berintegritas, tekanan politik itu membuat daya kritisnya tumpul. BJ Habibie yang berpaspor hijau, mampu mendobrak kekhawatiran teman-temannya bahwa yang diperjuangkan itu benar, meskipun ancaman deportasi di depan mata. Tidak perlu dikotomi paspor hijau vs paspor biru.

Semoga “Habibie” selanjutnya mampu meneruskan apa yg sudah dirintis BJ Habibie.

Qoute favorit dalam film Habibie 2 ini tentang mata air.

“Jadilah mata air. Kalau kamu baik, di sekelilingmu akan baik. Tapi kalau kamu tak baik, di sekitarmu pasti kotor.”

“Mata air selalu muncul di tanah yang bergolak.”

“Jadi mata air itu susah. Air keruh kalau diaduk-aduk malah makin keruh. Makanya, kamu harus sabar menjalani (cobaan) hidup.”

– with Yanuk

View on Path

Advertisements
 
6 Comments

Posted by on July 3, 2016 in umum

 

6 responses to “Habibie 2

  1. Sandi Iswahyudi

    July 3, 2016 at 09:55

    Nonton di mana pak? Saya masih belum melihat, ingin nanti menontonnya

    Like

     
    • zainurihanif

      July 12, 2016 at 16:16

      Di bioskop jogja, kebetulan pas mudik anak2 bisa dititipin mbahnya. Nah, saatnya pacaran sama istri 🙂

      Like

       
  2. tiology

    July 3, 2016 at 09:57

    Lebaran mudik ke mana, mas zainuri?

    Like

     
    • zainurihanif

      July 3, 2016 at 13:04

      Jogja mas… pulang ke Kotaku… ada setampuk rindu… 😊

      Like

       
      • tiology

        July 3, 2016 at 18:45

        Waaaah kita kebalikan ya. Saya mudik ke Malang malahan. Jangankan mas zainuri yang asli jogja, saya yang pendatang aja udah rindu jogja nih padahal baru 4 hari di malang. Selamat mudik, mas zainuri dan keluarga.

        Like

         
      • zainurihanif

        July 12, 2016 at 16:15

        hehe… ya gak papa. biar JOGJA ga padet terus. perlu gantian. 😀

        Like

         

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: