RSS

Nishi Honganji dan Kembarannya

19 Mar
salah satu gerbang Nishi Honganji di Jalan Horikawa

salah satu gerbang Nishi Honganji di Jalan Horikawa

Awalnya tidak ada rencana khusus akan mendatangi 2 kuil ini, namun mulai tertarik ketika melihat di peta World Herritage Site yang ada di Kyoto Station, yaitu tertera Nishi Honganji yang lokasinya tidak jauh dari stasiun ini. Setelah melihat di Gmaps, ternyata lokasi Nishi Honganji dekat dengan Ayam ya atau kalau dari Kyoto Station hanya 10-15 menit berjalan kaki. Ohya, Ayam ya ini adalah ramen favorit teman-teman muslim, khususnya Indonesia dan Malaysia.

Nishi Honganji didirikan pada tahun 1591 oleh Toyotomi Hideyoshi. Menurut sejarahnya, setelah Ishiyama Honganji di Osaka dihancurkan oleh Oda Nobunaga karena perseteruan politik, Nishi Honganji ini menjadi pusatnya Honganji temple dari sekte Jodo-Shin dengan 10.000 subtemple di seluruh Jepang dan 200 temple di luar negeri.

Sebelumnya saya pernah lewat dan menyaksikan dari bus saja, bangunan Nishi Honganji ini bukan temple biasa. Selain besarnya bangunan, ornamennya yang indah, lokasinya pun strategis. Ketika berkunjung ke lokasi ini, saat itu sedang ada seperti pelantikan biksu-biksu. Sudah sampai sini, sayang dong kalau tidak masuk bangunannya. Dan memang bangunan di ruang utama sangat luas, dan bisa menampung ratusan orang. Tapi ya itu, saya nggak kuat lama-lama, bau dupanya nggak nguati. Hehe. 

Nishi Honganji dan Kembarannya_zainuri.wordpress (10)

Mirip bangunan musholla ya? 😀

Nishi Honganji dan Kembarannya_zainuri.wordpress (12)

Dua bangunan utama Goeido (kiri) and Amidado (kanan)

Nishi Honganji dan Kembarannya_zainuri.wordpress (14)

naga penghilang haus 🙂

Nishi Honganji dan Kembarannya_zainuri.wordpress (15)

Bangunan Goeido – Nisho Honganji

Nishi Honganji dan Kembarannya_zainuri.wordpress (17)

Jalan Raya di depan Nishi Honganji

Nishi Honganji dan Kembarannya_zainuri.wordpress (18)

Perbatasan Nishi Honganji dan Koshoji Temple

Nishi Honganji dan Kembarannya_zainuri.wordpress (1)

Pembatas parit sebelum masuk lokasi Nishi Honganji

Tak lupa mampir pula ke toko bukunya yang menjual berbagai buku sejarah dan profil Honganji temple dan berbagai buku-buku ajaran Budha. Toko buku ini termasuk dikelola dengan baik.

Puas berkeliling Nishi Honganji, laper nih. Waktu masih menunjukkan pukul 16.00 dan segera ke Ayam ya, tapi tutup, hiks 😦 . Informasi di google maps ternyata jam buka dan tutupnya salah, belum di-update. Baru buka lagi jam 18.00. Jadilah memutuskan belanja saja ke Giyomu di Karawamachi, beli bahan-bahan mentah halal dan nanti masak di rumah. Setelah melihat jalur bus sebentar, potong kompas ke kanan mencari bus jalur 17 atau 205, mumpung masih ada one day pass ticket. Dan tak sengaja melihat bangunan yang tak kalah menariknya. Apalagi ramai tuh dikunjungi. Penasaran, ikut-ikut mendekat.

Ketika masuk, pertama kali yang terbersit, lho kok sama dengan yang tadi. Bentuk bangunan dan luas arealnya. Tapi setelah dicermati lagi, hmm ternyata mirip saja. Beberapa letak gedung berbeda posisinya. Sempat jeprat-jepret sebentar trus menghemat baterai HP, akhirnya tak matikan. Maklum baterai tinggal 7% dan petualangan masih harus berlanjut.  🙂

Hogashi Honganji ini didirikan 11 tahun setelah Nishi Honganji sebagai pusat temple Otani Faction Jodo-shin Budha berdiri. Tampaknya saat ini bangunannya masih daam tahap renovasi. Menariknya, Hogashi Hinji dikelilingi oleh parit dengan ikan-ikan besar di dalamnya. Jika posisi ada di sekitar Kyoto Station, tempat ini bisa dikunjungi.

Nishi Honganji dan Kembarannya_zainuri.wordpress (2)

di depan setelah pintu masuk, papan informasi yang sangat membantu kita menelusuri Nishi Honganji.

Nishi Honganji dan Kembarannya_zainuri.wordpress (3)

setelah “beristirahat” pohon ini siap mekar

Nishi Honganji dan Kembarannya_zainuri.wordpress (6)

barisan sepatu (sandal), tertata rapi

Nishi Honganji dan Kembarannya_zainuri.wordpress (7)

Pusat informasi di Nishi Honganji

Nishi Honganji dan Kembarannya_zainuri.wordpress (8)

kayunya awet dan terjaga dengan baik.

Nishi Honganji dan Kembarannya_zainuri.wordpress (9)

ketika kita ingin masuk, alas kaki harus dilepas. bisa ditinggal atau dimasukkan plastik yang telah disediakan

Salah satu ornamen lampu yang mirip ornamen di Jawa.

Salah satu ornamen lampu yang mirip ornamen di Jawa.

Dalam hall di Amidado

Dalam hall di Amidado

Higashi Honganji

Higashi Honganji

Advertisements
 
Leave a comment

Posted by on March 19, 2016 in Jepang, Perjalanan

 

Tags: ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: