RSS

Susu Kambing

03 Feb

Susu Kambing (13)

Susu kambing banyak khasiat dan gizinya, maka wajarlah jika harganya mahal. Satu liter bisa mencapai Rp 25.000,- . Bandingkan dengan susu sapi yang harganya Rp 5.000,- per liternya. Kambing pun akhirnya minum susu sapi karena susu dari induknya lebih menguntungkan untuk dijual. Kasihan ya. T_T

Akhir pekan setelah sepekan penuh belajar IBT di LIA Pakuan, temen-temen IBT Batch XIII merefresh diri dengan mengunjungi kandang kambing. Bukan sekedar kandang kambing lho, salah satu temen di kursus ini yaitu Rantan Krisnan dari Balai Penelitian Ternak (Balitnak) mengajak kami melihat penelitiannya.

Dan kunjungan ini pun tidak kami lewatkan. Kami banyak bertanya dan mendapat pengetahuan tentang kambing. Temen-teman dari Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) di berbagai daerah; Yong Farmanta (BPTP Bengkulu), Jefrey M. Muis (BPTP Sumbar), Dadan Permana (BPTP Kalbar) dan lain-lain banyak bertanya mengenai program kambing yang dikembangkan. Beberapa propinsi memang sedang digalakkan program ternak kambing. Ada yang diambil susunya, ada juga untuk kambing potong.

Pemuliaan kambing ternyata memakan waktu yang lama, lebih dari 10 tahun. Jika tahun ini memulai mengkawinkan kambing, maka generasi ke-5 yang kemudian baru bisa diuji adaptasi multilokasi di dataran tinggi, dataran rendah dan dataran medium. Kambing bunting selama 5 bulan dan susunya dapat diperas sampai kambing itu bunting lagi.

Rantan yang sebelumnya lama di Lolit Kambing Potong, Galang Sei Putih Sumatera Utara mulai tahun lalu pindah ke Balitnak di Bogor dan meneliti kambing. Bagi kami yang awam mengenai kambing, domba dan binatang ternak lainnya tentunya kesempatan ini digunakan untuk mengenal dan menambah pengetahuan. Dan ternyata banyak yang belum kita tahu tentang kambing, terutama bagaimana dalam membuat bibit unggul. Langkah seperti apa yang bisa ditempuh dan apa tantangannya.

Temen-temen berkesempatan untuk memberi minum kambing dengan dot bayi. Setelah itu mencoba memerah susu kambing dan juga minum susunya. Ternyata susu kambing yang kandangnya terawat dengan bersih tidak bau amis. Bahkan susunya bisa langsung diminum. Kuncinya di perawatan kandang dan juga pakan. Sebelum memerah, kita harus cuci tangan, daerah sekitar puting kambing juga dibersihkan dan susu awal yang keluar dibuang. Perahan berikutnya baru ditampung.

Bagi saya, kunjungan singkat ini menyenangkan. Kita tahu kegiatan dan aktivitas peneliti lain dan apa saja tantangannya. Ilmu yang bermanfaat, Insya Allah.

Advertisements
 
Leave a comment

Posted by on February 3, 2015 in Activity

 

Tags: , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: