RSS

Keluarga, Sumber Energi Luar Biasa

15 Jun

“Sebaik-baik kalian adalah yang paling baik terhadap keluarganya. Dan akulah yang paling baik dari kalian terhadap keluargaku.” (HR Ibnu Majah)

 

Benar kata teman-teman, jika sudah punya anak, pengin setiap waktu dihabiskan bersamanya. Apalagi fase perkembangan awal dimana bayi kita masih perlu banyak perhatian, masih perlu kegotongroyongan orang tuanya dalam berbagi tugas dan saat anak sedang imut-imutnya.

Muhammad Zain Fadhil nama anakku. Panggilannya Fadhil. Saat ini usianya menginjak 2,5 bulan dengan berat 6 kg. Melonjak 2x lipat dari berat badan ketika lahir saat itu (3,1 kg). Dengan berat itu, diantara anak lain seusianya, ia nampak gagah, tambun dan imut. 🙂

Inilah bukti bahwa bundanya begitu perhatian padanya, Insya Allah. Apalagi memang, kami berusaha memberikan ASI ekslusif selama 6 bulan. Sejak lahir, Fadhil langsung mendapatkan IMD (Inisiasi Menyusui Dini) di RS Sardjito yang saat itu kelahirannya dibantu oleh dr Sinta dkk (terima kasih ya dok). Selama 1 jam langsung setelah lahir diberikan ke dada bundanya untuk mencari susu dan mengenal bundanya. Setalah itu baru ditahniq dengan sari kurma. Rencananya akan kuberikan sertifikat lulus ASI ekslusif jika target 6 bulan tercapai, yang ditandatangani oleh kami tentunya sebagai kenang-kenangan.

Tiap Hari Menyenangkan

Tingkah lucunya membuat setiap hari menyenangkan. Apalagi Fadhil selama ini tidak rewel. Seolah tahu bahwa itu pula yang kami harapkan. Ia merengek dan kadang menangis jika pipis atau pup. Kalau diganti, atau baru mau kita ganti sudah senyum-senyum dan mengangkat pantatnya. Dengan pakaian yang kering, tingkah polahnya kembali gesit lagi. Sekarang ini sudah mulai miring dan beringsut ke atas sampai menthok tembok.

Yang kadang membuat cemas adalah kadang ketika tidur sering meringis, menangis sebentar dan kadang senyum-senyum dan tertawa sendiri. Bisa jadi sedang bereaksi terhadap mimpi buruk dan mimpi indah. Normalkah? kayaknya kita yang sudah gedhe ini kadang juga mengalami.

Pagi sebelum berangkat ke kantor, kusempatkan main terlebih dulu. Kadang berjemur sebentar sambil ditidurkan karena sinar pagi bisa masuk ke rumah. Sambil menunggu bundanya belanja dan memasak, kadang jalan-jalan juga ke sekitar rumah dan bertegur sapa dengan tetangga yang ramah-ramah.

Sumber Energi

Kerja seharian dengan berbagai masalah di luar tentunya begitu melelahkan. Toh begitu akan luntur seketika jika disambut oleh anak dan istri. Pernah tanpa terasa telah mengecewakan istri dan anakku ketika sudah menunggu agak lama (setengah jam lebih) di ruang tamu sambil duduk di lesehan di karpet, sedangkan aku yang ditunggu justru pulang terlambat karena masih ada sedikit kerjaan kantor. Astaqfirullah. Hal kecil terasa mengganggu karena hal sepele yaitu tanpa pemberitahuan (sms) yang sebetulnya bisa dengan mudah dilakukan.

Pulang dengan disambut tawa dan ocehan sungguh menyenangkan. Apalagi sekarang ini ketika diajak ngobrol sering menjawab dengan ocehan bahasa bayi. Eee eee…, auww…., wweek…, hhhhh…., dan wkwkwkwk… (kalau yang terakhir ini ayahe..  :D).

:gembira: :bungkus: :semangat!:

Advertisements
 
2 Comments

Posted by on June 15, 2012 in Activity, Artikel

 

Tags: , ,

2 responses to “Keluarga, Sumber Energi Luar Biasa

  1. Rudi

    June 18, 2012 at 16:16

    wah..wah…ikut bungah mas hanief hehehe :mrgreen:

    Like

     
  2. zainuri

    June 22, 2012 at 21:10

    Alhamdulillah. makasih mas Rudi :senyum:

    Like

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: