RSS

Segala Yang Berlebihan Akan Berakhir Mengecewakan

08 Feb

Tarbawi 286.jpgDi hari-hari permulaan agama ini, pelajaran tentang sikap dan perilaku telah ada. Bahkan berlebih-lebihan akan berakhir mengecewakan. Kata kuncinya pada kemengertian dan pemahaman. Dan di situ biasanya masalah besar kita. Kita tidak mengerti, tetapi merasa tahu. Kita tidak tahu, tapi merasa menguasai. Lalu dari situ keluar segala sikap berlebihan muncul.

Saat ini, kita berhadapan dengan otoritas yang tidak sempurna, secara pribadi maupun secara kelembagaan. Secara pribadi kita berinteraksi dengan orang biasa. Sebab kita bukan Rasulullah. Secara kelembagaan kita berinteraksi dengan lembaga biasa buatan manusia, bukan lembaga kenabian atau kerasulan yang diangkat oleh Allah dan terhindar dari kekeliruan. Sebaik apapun orang yang kita duga baik, pasti punya kesalahan.

Karena itu, kita harus selalu memberi ruang di dalam hati kita akan adanya lubang hitam (black hole) yang memberi cacat di dalam kepribadian kita secara personal maupun secara kolektif. Berlebihan, bahkan dalam isu kebaikan, sekalipun bisa keliru.

Kita yang bukan Nabi, bukan Rasul, tidak mungkin bisa berbuat adil secara sempurna. Tetapi kita yang melihat orang lain, juga tidak bisa merasa lebih sempurna dari yang lain. Itu juga berlebihan. Tak hanya soal adil. Sebab ada ratusan nlai yang kita anut dan menjadi pilar penting kehidupan kita. Semua nilai itu harus kita sikapi secara benar.

Jiwa kita akan selalu berada di antara dua sifat yang saling tarik menarik. Sehebat apapun otoritas dan kemampuan kita, mungkin saja kita salah. Tak ada yang lebih indah dari nasehat Imam Syafi’i, “Pendapat orang lain salah, tapi mungkin mengandung kebenaran. Pendapatku benar, tapi mungkin mengandung kesalahan.”

Lebih buruk dari itu semua, bila kita menjadi penggembira yang tak pernah tahu apa sesungguhnya inti permasalahannya. Berlebihan dalam hal apa saja, akan berakhir dengan sangat mengecewakan.

(Majalah Tarbawi edisi 216 th.11, Dzulhijjah 1430 H/ 3 Desember 2009 M)

Advertisements
 
Leave a comment

Posted by on February 8, 2010 in Artikel

 

Tags: ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: