RSS

Akhir Sejarah Cinta Kita

09 May

Suatu saat dalam sejarah cinta kita
Kita tidur saling memunggungi
Tapi jiwa berpeluk-peluk
Senyum mendekap senyum

Suatu saat dalam sejarah cinta kita
Raga tak lagi saling membutuhkan
Hanya Jiwa Kita sudah lekat menyatu
Rindu mengelus rindu

Suatu saat dalam sejarah cinta kita
Kita hanya mengisi waktu dengan cerita kita
Mengenang dan hanya itu
Yang kita punya

Suatu saat dalam sejarah cinta kita
Kita mengenang masa depan kebersamaan
Kemana cinta kan berakhir
Disaat tak ada akhir

(M.Anis Matta, Lc)

Yaaa… Teruslah merayakan cinta hingga sejarah cinta kita, dimana cinta kan berakhir disaat tak ada akhir.
Baarakallahu laka, wa Baarakallahu ‘alaika wa Jama’a bainakumaa fii khaiir…

diambil dari blog Retna Andriani

Advertisements
 
4 Comments

Posted by on May 9, 2008 in Artikel

 

Tags:

4 responses to “Akhir Sejarah Cinta Kita

  1. Ego Sai-Bima

    September 6, 2009 at 05:21

    kenapa CINTA, Kasihsayang dan Kejahatan ada pada diri manusia????
    Ketika kita berbicara cinta maka semuanya tersa indah mewarnai suasana,
    memang betul dan aku sepaham kata yang paling indah adalah kata cinta…
    Mencintai belum tentu harus memiliki dalam arti ikatan perkawinan… tapi yang
    terpenting bagaimana dua hati itu menyatu dalam satu kesatuan hinggah
    melahirkan kasih sayang sewalaupun akan berahir dengan kekecewaaan… hal
    semacam itu menurut saya adalah pembelajaran dimana akan melatih, mengajar
    kita agar bisa mengahadapi masalah dan menerima itu sebagai kenyataan serta
    menjadikan itu sebagai pengalaman hidup… kesimpulanya cinta banyak kesan tergantung
    aktornya serta tippe….

    Like

     
    • Mandalu ego Sai-Mbozo

      September 6, 2009 at 05:41

      Pengalaman itu isnya Allah masih dalam proses menulis rencananya akan
      dijadikan sebuah buku cerita…..maka dari itu aku pingin satu halll doakan semoga secepatnya
      bisa selesai…

      Like

       
  2. Mandalu ego Sai-Mbozo

    September 6, 2009 at 05:31

    Pengalaman Pribadi……………. semoga ada hikmahnya bagi pembaca….
    KAKECEWAAN MEMPERTEMUKAN AKU DENGAN SANG PENCIPTA SEJARAH (ALLAH)
    Tatkala manusia akan keliru ketika “demi orang yang dia cintai dia rela merelakan apapun tapi demi SANG PENCIPTA yang menciptakan dirinya tidak dia cintai dan tiada pengorbanan untuk- NYA” Hal yang sama terjadi pada diriku.
    Pada suatu hari, hari itu adalah hari yang bersejarah bagiku, ketika kekasih hatik mengatakan *KITA BUBARAN SAJA* seketika itu dunia terasa gelap, hati bagai diiris sembilu, tatapan mata seakan terhalang, benci tapi rindu mewarnai kehampaan….. Hidupku terasa hampa.. Sejenak kuterbaring, dalam hati bertanya “akankah dia pergi untuk slamanya?” sedikitpun jawaban tiada terbayang olehku hanya teriakan terpendam sebagai tanda kebingungan… aku bingung !! “hal hal itu berjalan cukup lama kurun waktu lima bulan, lima bulan aku terperangkap dalam kebimbangan, terperangkap dalam kesepian, sungguh aku merasa bertahun saking sakitnya yang kurasakan” Kucoba bertanya pada bumi, namun bumi DIAM MEMBISU lalu aku bertanya pada langit namun hal yang sama antara bumi dan langit, tambah membingungkan…. aku pasrah… air mata membasahi pipih, jantung terasa lambat berdenyut… aku benci kehidupan.!! rasa yang merasakan cinta’pun kembali bertanya “siapakah dirimu?” pertanyaan demi pertanyaan menghantuiku…. aku gugup, aku termenung akan semuanya akhirnya aku tertidur sampai terbawa mimpi, mimpi bertemu dengan dia, anehnya dia tidak berbicara apa-apa akan tetapi tatapan matanya yang begitu tajam mengarah kearah ku lalu aku bertanya padanya ” ada apa dan kenapa ? kau yang membuat aku terbang namun kau pula yang membuatku terjatuh?” saat dia ingin menjawab aku langsung terbangun… jujur saja perasaan dendam tumbuh dan berkembang dalam sanubariku tapi kini semuanya lenyap ketika aku mengingat janji, janji agar selalu menyanginya dan tidak mencelakaanya (aku akan tetap memegang janjiku suciku walau nyawa taruhanya) Aku kembali termenung seraya mengkaji apa maksud dari mimpiku, kukaitkan sebab hingga mengakibatkan kami harus berakhir namun semuanya sia-sia sungguh aku tidak memahami apa maksud dari mimpi itu. aku kembali termenung, tiba-tiba ada bisikan “Sesunguhnya dirimu milik- Allah” aku bertanya pada diri ini “Dari mana datangnya bisikan tadi, apa melalui hati, telinga ataupun pikiran?” tanpa berpikir panjang, entah aku langasung paham arah dan tujuan bisikan itu yang jelas itu adalah sebuah petunujuk yang menunjukan jalah hidupku untuk bertemu dengan Sang Kholiq (Allah SWT). Beberapa saat kemudian dengan sendirinya aku bertanya lagi pada diri ini “Ko langit dan bumi diam?” Lalu Allah memberiku jawaban melalui sugestik-NYA, langit dan bumi membisu ternyata seakan mengatakan “tempat yang tepat untuk bertanya dan bercurhat hanyalah kepada- NYA” “pantasan diam” Aku mulai bercurhat kepada- NYA… Allah membelaiku, menyangiku membuat jiwaku merasa damai, kesunyian tiada lagi kurasa semuanya terlihat begitu jelas, likunya jalan, gelapnya dunia kini terasa begitu lurus dan terang, meluruskan dan menerangi arah hidupku. Dengan mengucapkan syukur Alhammdulillah aku menemukan jawaban apa yang ditanyakan oleh hatiku “jika dia jodohku dia akan kembali untuku”. sembari berharap semoga dia jadi miliku yang utuh……amin……..
    Hidup ku selama ini tidak ku jaga keseimbangan antara dunia dan akhirat sehingga aku terbuai warna skuler semata. ternyata hidup ini akan terasa mudah bagi orang-orang yang beriman dan berilmu juga sebaliknya. Kehidupan ibarat terlihat kelap-kelip diujung dedaunan apa bila terpancar sinaran malam, laksana bintang menghiasi langit, begitu mempesona dan romantis mata memandangnya namun semuanya akan lenyap seketika, ketika hadirnya sang mentari pagi yang mengubah hari dari gelap menuju terang begitu pula dengan kehidupan, apa bila maut menjemput maka putus sudah perkara hidup hanya yang tersisa nama dan kenanga semata yang pada akhirnya akan lenyap bersama waktu. Wahai saudaraku, seiman dan seagama, “bila kamu mencintai kekasihmu lebihlah kamu cinta pada ibumu karna ridho ibu juga ridho Allah”

    Like

     
  3. ulpah

    October 28, 2009 at 10:19

    betuuuulllll banget,jujur aja aq s blom pernah di putusin sama cowok?tapi entah kenapa aq benci banget yang namanya cinta,karna dalm hidup aq dan perjalanan kisah cinta q slalu gagal di tengah2 pejalnanan.
    Tapi dalam perjalanan cinta q x ini,aq yang di ambangkan”HTS”hubungan tanpa status.sebanarnya aq gk mau hubungan seperti ini?
    eh………eheh, ngemeng2 aq setuju dngan saran mu itu bagus banget ,

    Like

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: