RSS

Syair Perubahan

24 Apr

Bersama kawan-kawan
Menyeret kaki sepanjang jalan
Melangkahi waktu, mengukur ruang
Menilai bumi. Mengawasi zaman

Setiap orang kami salahkan
Si itu pegawai negeri, lainnya kok rajin sembahyang
Oom anu sibuk dagang dan jual beli
Sedang pak polan bermental serdadu teladan

Orang-orang kota kami kecam
Sebab ngisap darah teri seantero negeri
Orang-orang desa kami tolol-tololkan
Kok mau saja diinjak dan disembelihi

Negara jadi rumah gadai
Para cukong menawarkan eksploitasi
Mahasiswa ngecer, tentara menggali
Dan ulama berdiri sebagai centeng rohani

Siapa bisa bilang ia bebas dari jaringan penindasan
Sejauh-jauh perjalanan hanya ketemu si penekan dan si tertekan
Namun ketika kelaparan, tak bisa kami terbang ke warung Tuhan
Maka kami mampir ke rumah salah seorang
Mohon disuguhi sekedar sepiring makan

(Emha Ainun Nadjib)

Advertisements
 
Leave a comment

Posted by on April 24, 2008 in Puisi

 

Tags:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: