RSS

Mengelola Cinta

05 Apr

Cinta…bagaimana ya rasanya ? Kata orang kalau tengah terkena panah cinta segalanya terasa indah, penuh pesona, penuh semangat, membuat hati berbunga-bunga. Pokoknya berjuta rasanya. Itulah persepsi kebanyakan orang jika ditanya cinta, asosiasinya pasti deh langsung menuju ke hubungan lawan jenis. Nggak salah sih, tapi sebenarnya yang namanya rasa cinta itu banyak sekali bisa cinta pada adik, ortu, sahabat, mobil, uang, tanah air, hidup kita, dsb. Di dunia ini rasaya banyak sekali yang kita cintai. Semua itu fitrah dan lumrah ada pada diri kita.

Cuma yang nggak lumrah dan salah adalah jika kita keliru memprioritaskan rasa cinta. Contohnya negara sendiri ‘diinjak-injak’ Amerika tetapi kita malah ngebelain mati-matian Amerika mentang-mentang kita bekerja di perusahaan Amerika, akibatnya bisa-bisa kita babak belur dihajar kawan sendiri karena lebih cinta pekerjaan dari pada tanah air. Nah lho…makanya ati-ati. Cinta, 5 huruf ini sering kita dengar dilantunkan para artis dengan nada mendayu, namun jarang orang faham maknanya. Cinta tidak bisa didefinisikan secara pasti seperti hukum Newton, tapi secara global cinta bisa dianalogkan dengan setia atau loyal. Orang yang mencintai sesuatu maka ia akan setia kepada yang dicintai, selalu memikirkannya dan mengingat di dalam hatinya. Lebih jelasnya mari sama-sama kita tengok

MAKNA CINTA

Apa sih sebenarnya cinta itu ?? Memang banyak orang mendefinisikan cinta. Kita ambil saja salah satunya dari Abdullah Nashih Ulwan dalam bukunya “Manajemen Cinta”. Menurut beliau : “Cinta adalah perasaan atau gejala hati yang mendorong seseorang untuk mencintai kekasihnya dengan penuh gairah, lembut dan kasih sayang. Cinta adalah fitrah manusia yang murni yang tidak dapat terpisahkan dengan kehidupannya. Ia selalu dibutuhkan. Jika seseorang ingin ikut menikmatinya dengan cara yang terhormat dan mulia, suci dan penuh taqwa, tentu ia akan mempergunakan cinta itu untuk mencapai keinginannya yang suci dan mulia.”

TANDA-TANDA CINTA

1. Bergetar bila disebut nama si ‘Dia’ (QS Al Anfal : 2)

Orang yang sedang jatuh cinta akan mempunyai perasaan yang lebih peka. Bila ada orang yang menyebut namanya hati jadi berdebar-debar.

2. Banyak menyebut namanya

Orang yangsedang jatuh cinta bisanya suka banget menyebut-nyebut namanya dan menceritakan segala hal tentang si ‘dia’. Bisa juga mendadak jadi rajin menulis buku harian dengan segala cerita tentang ‘dia’

3. Haus informasi tentang dia

Informasi tentang ‘dia’ serasa tidak cukup, jadi pengen tahu banyak tentang dia sedetilnya

4. Cari perhatian dia

Berusahalah tampil sebaik mungkin adalah salah satu usaha untuk menarik perhatia si ‘dia’

5. Selalu ingat dengan dia (QS 13:28, 20:14)

Mau makan ingat dia, mau tidur ingat dia, mau mandi, ingat dia, dst.

PENGARUH CINTA

1. Merasa takjub (QS 31:25)

Segala yang tampak padanya menjadi bagus, tak ada cacat celanya. Apa saja yang diomongkan dan dilakukan pasti baik.

2. Rela dan patuh

Sesuatu yang datang dari ‘dia’, semuanya dianggap menyenangkan bahkan rela untuk melakukan apa saja yang disuruh oleh ‘dia’. Pokoknya ikhlassss…….(walaupun kalau disuruh ortu belum tentu mau)

3. Mau berkorban (QS 49:15)

Cinta membutuhkan pengorbanan. Baik waktu tenaga, biaya, perasaan dan apa saja. Tujuannya pokoknya agar ‘dia’ tambah cinta.

4. Cemas dan takut (QS 47:19)

Nggak tentram, takut salah di depan ‘dia’, takut tidak mendapat perhatian, takut kehilangan, takut diputus hubungan, tidak diampuni, dsb.

5. Berpengharapan (QS 94:8)

Pasti, orang yang sedang jatuh cinta punya pengharapan tertentu terhadap ‘sang pusat perhatian’, semoga jika saya begini, so dia begitu de es be.

PRIORITAS CINTA

Setiap pribadi muslim hendaknya bisa memprioritaskan mana yang seharusnya lebih dicintai. Dalam surat At Taubah : 24 dikatakan :

“Katakanlah jika bapak-bapak, anak-anak, saudara-saudara, istri-istri, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya, dan rumah-rumah tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai daripada Allah dan Rasul-Nya dan (dari) berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusannya. Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang fasik.”

Dalam ayat tersebut ada makna yang tersirat mengenai tahapan-tahapan cinta yang biasa membentuk kepribadian manusia yang beriman.

1. CINTA YANG TERTINGGI

Cinta tertinggi adalah cinta kepada Allah, Rasulullah dan berjihad di jalan Allah. Allah jelas menduduki peringkat pertama untuk dicintai karena (ingat materi syahadat uluhiyah), disamping itu juga karena demikian besar nikmat yang diberikan-Nya setiap detik, rakhmat yang dicurahkan-Nya setiap waktu, semua tanpa batas, padahal kebanyakan manusia melupakan-Nya dan tidak bersyukur. Allah bahkan juga tidak segera mengazab kita apabila kitalalai dan ingkar, tetapi dengan Kemahakasihsayang-Nya kita diberi kesempatan seluas-luasnya untuk bertobat. Dalam sebuah hadits diriwayatkan “Jika hamba-Ku mendekat kepada-Ku sejengkal. Maka Aku mendekatinya sedepa. Jika dia mendekati-Ku sedepa Aku akan mendekatinya sehasta. Dan jika dia mendekati-Ku dengan berjalan maka Aku akan mendekatinya dengan berlari.”(HR Bukhari)

Kalau sudah demikian apa ada yang melebihi kasih-sayang Allah kepada manusia, dst dan itu membuat Allah sangat berhak untuk paling dicintai. Lalu kedua Rasulullah, mengapa Rasulullah ? Karena beliaulah yang membuat kita menerima nikmat terbesar Iman dan Islam, yang mengantarkan kebahagiaan sejati dunia wal akhirat. Yang memberikan contoh dan suri teladan yang agung dalam menjalani kehidupan (QS Al Ahzab : 33)

Dan kemudianJihad. Kenapa jihad karena dengan jihadlah nikmat iman dan Islam akan tetap tegak dan jihad akan ada jika seorang muslim telah merasakan lezatnya iman maka tanpa harus dipaksa dia pasti akan berjuang menegakkan Islam meski harus berkorban harta bahkan nyawa.

2. CINTA TINGKAT MENENGAH

Cinta ini adalah turunan dari cinta yang pertama, buah dari kecintaan yang benar, berangkat dari perasaan lembut yang ditanamkan oleh Allah dalam hati dan jiwa seseorang, yang akan membentuk rasa kasih sayang dan cinta kepada pihak yang lain, seperti seorang mukmin kepada sesama mukmin, seorang anak terhadap ortunya, suami terhadap istrinya, kerabat dengan familinya, cinta pada sahabat karib, atau penduduk pada tanah airnya. Dengan cinta seperti inilah akan terjalin hubungan sesama manusia, sesama makhluk, sesama bangsa, saling mengenal saling membantu untuk mewujudkan kesejahteraan dan kebahagiaan umat manusia.

3. CINTA TINGKAT RENDAH

Cinta tingkat ini adalah cinta yang mendahulukan kepentingan cinta menengah diatas kecintaan pada Allah, Rosul dan Jihad. Cinta kepada Allah adalah cinta yang mutlak dan utuh sedangkan cinta kepada yang lain adalah ekspresi cinta kita kepada Allah jua. Dengan pemahaman ini, maka ekspresi cinta akan terwujud dalam bentuk yang mulia, suci, dan tidak didominasi oleh nafsu syaitan yang membuat salah arah.

4. CINTA TERLARANG

Lalu adakah cinta yang dilarang oleh Allah ? Tentu saja ada, yaitu cinta kepada thogut (musuh Allah dan musuh agama-Nya), cinta yang dasarnya hawa nafsu belaka dan segala cinta yang membuat kita semakin jauh dari Allah dan keridhoan-Nya.

BAGAIMANA BILA MENCINTAI SESEORANG ?

Cinta adalah fitrah yang diberikan Allah kepada manusia. Pada usia remaja barangkali akan mempunyai masa-masa rawan dimana ketertarikan pada lawan jenis mulai tumbuh. Namun dalam hal ini Allah telah memberikan batasan secara jelas, yakni ekspresi kecintaan hanya boleh benar-benar dicurahkan kepada seseorang yang secara syar’i dibolehkan. Yaitu seorang istri kepada suaminya atau sebaliknya.

Karena cinta bersifat netral, maka dia tergantung pada pemiliknya, mau diarahkan kemana cinta itu. Tetapi alangkah sayang masa muda jika diisi dengan percintaan lawan jenis (sebelum pernikahan), sementara cinta kepada Allah sebagai derajat cinta tertinggi belum tumbuh. Jadi kepada siapa kita selayaknya menambatkan hati kita untuk pertama kali. Yang jelas dia bukan hanya ‘dia’ melainkan DIA. Amin.

Advertisements
 
Leave a comment

Posted by on April 5, 2008 in umum

 

Tags: , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: