RSS

Setiap zaman memiliki Pahlawannya sendiri

24 Mar

Segala puji bagi Allah yang mempergilirkan siang dan malam. Segala puji bagi Allah yang menetapkan planet, satelit, matahari, galaksi, hingga atom dan quark pada manzilahnya masing-masing, membentuk sebuah keteraturan yang luar biasa. Segala puji bagi Allah yang telah menciptakan waktu untuk menyeleksi manusia; akankah ia merugi, atau ia termasuk orang-orang yang beriman dan beramal shalih, serta saling mengingatkan dalam kebenaran dan kesabaran.

Ikhwah fillah Rahimakumullah, seperti kata Ust. Anis Matta; “Setiap zaman memiliki Pahlawannya sendiri”.  Dulu, barisan terdepan ummat ini pernah terisi oleh Rasulullah, Abu Bakar Ash-shiddiq, Al-Faruq Umar bin Khattab, Utsman bin Affan, Ali bin Abi Thalib, dan para shahabat dan shahabiyah. Kemudian, zaman mengantarkan ummat ini dalam pimpinan Umar bin Abdul Aziz, Imaduddin Zanki, kemudian masa tampilnya Sholahuddin Al-Ayyubi dan futuhnya Byzantium oleh Muhammad Al-Fatih yang masih berusia 17 tahun.

Pun dengan apa yang terjadi dengan aktivis di SMA 1 Djogja. Generasi mas Andri, mas Rois, mas Chanief, mas Salim, mas Tyas telah lewat. Mereka telah mempunyai dan mendapatkan amanah yang tentu bertambah dan lebih berat saat ini dibanding ketika SMA. Potensi diri pun semakin terbentuk dengan bekal-bekal yang diperoleh saat SMA dulu. Tapi satu yang jelas menarik untuk sicermati bahwa, setiap angkatan telah menggoreskan kenangan abadi di memori guru, karyawan, teman-teman dan alumni (KSAI) dan alhamdulillah selama ini yang mereka berikan adalah hal terbaik yang bisa diwariskan seorang kakak.

Zaman telah mengantarkan Al Uswah pada kepemimpinan yang baru. Kita memang telah kehilangan beberapa ‘pahlawan’, tapi kita masih punya banyak ‘pahlawan’ dan juga sedang membentuk para pahlawan baru. Kita memang kehilangan akh Salim, akh Andri dkk; tapi kita juga sedang menantikan saat tampilnya da’i baru

Begitu banyak bintang yang gemintang di langit sana. Demikianlah Allah menciptakan langit dan bintang-bintang sebagai pelitanya, subhanallah. Bintang-bintang itu, masing-masing memancarkan cahayanya, dengan kadar warna dan intensitas yang berbeda. Masing-masing menyusun mosaik harmoni langit malam sesuai dengan kemampuannya.

antum adalah bintang-bintang yang bertaburan di langit peradaban. Antum sekalian adalah pelita-pelita zaman yang akan menjadi penerang kehidupan. Maka ikhwah, marilah kita semua merajut langit peradaban dengan cahaya, sesuai warna dan intensitas kita masing-masing…

Mari ikhwah, kokohkan azzam di hati… untuk ridha Rabbul Izzati.

Kami sadari jalan ini

kan penuh onak dan duri

aral menghadang dan kedzaliman

yang akan kami hadapi

Kami relakan jua serahkan

dengan tekad di hati

jasad ini, darah ini

sepenuh ridha di hati

Kami adalah panah – panah terbujur

yang siap dilepaskan dari busur

tuju sasaran siapapun pemanahnya

Kami adalah pedang-pedang terhunus

yang siap terayun menebas musuh

tiada peduli, siapapun pemegangnya

asalkan ikhlas di hati

tuk hanya ridha ilahi…

robbii…

Kami adalah tombak-tombak berjajar

yang siap dilontarkan dan menghujam

menembus dada lantakkan keangkuhan

Kami adalah butir-butir peluru

yang siap ditembakkan dan melaju

dan mengoyak, melumat kedzaliman

Asalkan ikhlas di hati

tuk jumpa wajah ilahi…

robbii…

Kami adalah mata pena yang tajam

yang siap menuliskan kebenaran

tanpa ragu, ungkapkan keadilan

Kami pisau belati yang selalu tajam

bak kesabaran yang tak pernah padam

tuk arungi da’wah ini jalan panjang

Asalkan ikhlas di hati

tuk jumpa wajah ilahi…

robbii…

Kami sadari jalan ini

kan penuh onak dan duri

aral menghadang dan kedzaliman

yang akan kami hadapi

Kami relakan jua serahkan

dengan tekad di hati

jasad ini, darah ini

sepenuh ridha di hati

-Izzatul Islam, Berderap di Jalan yang Panjang

Ikhwah fillah, dunia Islam kini tengah terbakar. Padamkan api yang bisa kau padamkan, tak usah menunggu yang lain.

Laa Izzata illa bil jihaad!

Advertisements
 
Leave a comment

Posted by on March 24, 2008 in Kisah

 

Tags: , , , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: